Yay! Walofun blog ini menyediakan tulisan yang saradh ke-tidak-fentingan, tetafi femilikna tetaf memiliki kefentingan untuk memajukan blog ini agar semakin tidak fenting lagi.
Maka dari itu, saia membutuhkan fertolongan sangadh dari kawand-kawand bloger semua, bagi yang merasa tidak sreg dengan tulisan, desain, dan gelagadh serta folah tingkah saia di dunia blogosphere ini, saia harafken dengan sangadh sufaya bisa menyamfaikanna kefada saia lansun sebelum saia dijadikan objek fostingan dan dihina-dinakan sehingga nama jelek saia makin hancur ;P
Jadi? ya sila isi kotak komeng dibawah ini, saran dan kritik yang membangun, menghancurkan, atau afafun akan saia terima dengan girang hati dan lafang dada. Karena seferti kata fefatah dari negeri antah-berantah, sedia fayung sebelum hujan, kalau beli barang, jangan yang beli yang tiruan…









16 comments
Comments feed for this article
Januari 12, 2008 pada 1:03 am
alfaroby
SALUT BUAT ANDA DEH
AKU BANYAK BACA BEBERAPA KOMEN DI BLOG TEMAN TEMANKU DAN RATA RATA KAMU PASTI MEMBERIKAN KOMENTAR SEPATAH DUA PATAH KATA
APA SIH MAKSUD DI BALIK SEMUA ITU
Januari 12, 2008 pada 3:55 am
antarpulau
maaf…
saya koment disini hanya untuk menemani komentar di atas…
kasian sendirian…..
jadi tidak ada saran maupun kelitik untuk anda…
..:terima kasih:..
Januari 12, 2008 pada 5:00 pm
Moerz
kPn kita kopdar…
masa sayanyebrang pulau….
Januari 15, 2008 pada 1:41 am
Hoek Soegirang
@alfaroby
maksud saia? baca fostinganna besok yak! mhuehuehuehuehue
@antarpulau
hohohoho..iyoh negh, ndak ada yang mo ngasi saran dan kritik…
@MOerz
jahh? kofdar? ndak tau negh, saia ndak isa fergi kluar kota, ndak ada biaya….
Januari 15, 2008 pada 2:19 pm
Andrew Wijaya
kelimaxxx dolo…
baru….
Januari 15, 2008 pada 10:31 pm
Mardies
Saran saya cuma satu:
Tolong dari semua postingan Mas Hoek, kata-kata yang keliru
diucapkanditulis dengan huruf P. Ini tidak termasuk ‘blogosphere’, ‘phobia’, dan semacamnya.Januari 15, 2008 pada 10:33 pm
Mardies
Saran saya cuma satu:
Tolong dari semua postingan Mas Hoek, kata-kata yang keliru
diucapkanditulis dengan huruf P. Ini tidak termasuk ‘blogosphere’, ‘phobia’, dan semacamnya.(ini ralat komen di atas)
Januari 16, 2008 pada 1:24 am
Praditya
Wah… Klo saya sih kefingin Hoex yg afa adanya seferti skarang ini…
Klo mnurut saya Hoex saat ini tuh unik sangadh. Jadi begidu perlu sangadh utk dilestarikan…
Ayo Hoex, maju terus fantang mundur…
Regard,
Fenggemar Hoex..
Januari 18, 2008 pada 11:02 pm
Hoek Soegirang
@Andrew Wijaya
*tendang Celo*
@Mardies
johh? hohohoho…
@Praditya
hayah…fenggemar naon……..
overall, makasi sangadh kawand!!!
Januari 21, 2008 pada 10:18 am
hmcahyo
mas blog nya cool… terutama desain dan gambar-gambarnya… ajarin dong yang pendatang baru kayak kita ini
) please deh
Februari 16, 2008 pada 12:37 am
Abied
Saya cuma pengen belajar grafisnya! Bener-bener hobi SAIA! tapi saya gak bisa. Punya tutorialnya gak?
Februari 17, 2008 pada 2:55 pm
rizkivmaster
Ohm Hoek hidoep dhonk, koq mati terus seh. Pikir tadi canda, wp-sepehere neh m’boetoehkan ohm neh. Gak seroe, gak ada ohm Hoek. Ya akoe t’lambat neh tahu blog ohm Hoek, rupanya seroe. Tolong ya mas hoek. Btw cool juga machluk-lakhnadh-buladh-buladhnya.
Juli 24, 2008 pada 12:12 am
coretanpinggir
“Yay! Walofun blog ini menyediakan tulisan yang saradh ke-tidak-fentingan, tetafi femilikna tetaf memiliki kefentingan untuk memajukan blog ini agar semakin tidak fenting lagi.”
Ok, aku siap menjadikan blog ini menjadi semakin tidak fenting lagi…. he….he…he…he….
Salam kenal dari dari pinggiran
Agustus 27, 2008 pada 9:29 am
adith
woi mas lu aja yang goblok kaga ngerti agama
kalo lu mau ribut ama gua niih gua org tng
“veteran 76″
gue tunggu lu bangsat !!!!!
Mei 17, 2009 pada 1:42 pm
Amelia
huy huy!!
kenapa ga di wordpress???
soalnya ribet, ga ngerti :p
gakding…
uda dari dulu di blogspot,ndra…
sempet punya berapa blog juga, tapi lupa password hahahahha
btw, aku link blog kamu ya di blog ku!
vice versa laaah~
heheheh
merci
Juli 16, 2009 pada 4:31 pm
linathulin
salam kenal aja deck…
mau sran + kritik kok ya bgung apa yang mau di kata hehehe…
blog’e dah apik