Blog, idealisme dan lokalisasi. Tiga kata yang ndak nyambung sangadh. Tafi setidaknya itu yang terjadi fada saia beberafa bulan yang lalu. Seferti yang slalu saia woro-worokan, bahwa saia hanya sekedar ingin menikmati kehidufan blogosphere yang indah ini. Dan nyatanya, setelah ngeblog dengan hosting sendiri, saia malah ndak isa menikmati kehidufan blogosphere yang indah ini..

yayaya, setelah membaca fostingannya mas Joe, saia jadi teringat sangadh, motivasi saia hosting sendiri, dengan kegirangan yang luarr binasa, saia habiskan seluruh tabungan saia, bahkan kehidufan nista yang penuh kasbon dan tombokan fun saia rela jalani asal funya blog dengan hosting sendiri…

Ya seferti afa yang dikatakan oleh Mas Joe yang tamfan, waktu itu saia berfikir, bahwa dengan hosting sendiri, saia bisa dan benul-benul bebas me-kostumije-kan tamfilan blog saia. Tafi afa felacur!? saia malah sibug berdandan, dan malah ndak feduli dengan isi blog saia yang makin lama makin ndak girang, malah terkesan garing…

Walofun memang dasarnya saia sudah dihantam sana-sini sama beberafa masalah yang huajinguk sangadh, dan ferihal saia yang juga mo kuliah dan sebagainya. Saia akhirna sama sekali ndak ngeblog lage. Pun secara extreme, saia bahkan ndak njamah yang namanya Y!M untuk sekedar bertegur safa dengan blogger-blogger laen.

Karena ya itu tadi, saia bener-bener ngrasa sakidh sangadh tiap kali ndenger sebuah kata: blog. Mbikin saia merinding-pingin-muntah, bener-bener jiwa blogger laknat saia ngamuk fengen muntah di dasbod WP lage, gara-gara saia jadi inget waktu saia kliling blogosphere, nyamfah sesukanya, tebar komeng sana-sini, dituduh bersekongkol dengan hacker, samfai saia dianggap anti-blogsampah-berbau-curhat, fadahal saia niatnya malah ndukung sangadh (lha wong blog saia juga samfah ko isinya…)

yayaya, bahkan saat kedua sesepuh blogger CA datang berkunjung kesarang saia, saia malah ferlakukan dengan kurangajar dan ndak hormat. Moso’ saia hanya sekedar menyuguhkan seekor betina furwokerto yang jauh dibawah standar betina Jogja, cuma satu lage!!! uda gitu, pas fulang, ndak saia lefas kefergiannya dengan felukan saia yang hangat ini…*digampar Anto dan Peteer*

Tafi sekarang saia sudah balik, dan yang sudah ya sudah *sepenaknya sendiri*, saia sekali lagi cuma bisa minta maaf sangadh, buat blogger-blogger yang sudah saia bikin susah, bikin kecewa, bikin marah, dan dibikin hamil. Saia mohon maaf, bahwa idealisme ngeblog saia pernah ancur dihantam realita cinta dunia *halahhhh 1juta kali*

Dan blog saia yang hosting sendiri itu pun sudah berubah jadi lokalisasi tante girang, entah dibeli siafa. Tafi yang paling mbikin saia sedih sangadh adalah saia merasa seferti anak ilang sekarang, fersahabatan dengan berbagai blogger dari seluruh fenjuru endonesa (bahkan luar negeri fun sudah… *jumawa*) yang sudah terjalin erat, malah menjadi renggang karena saia menjauh dan menghilang *hayyahhh 10juta kali*

Dan begitulah
skarang yang jelas saia uda bisa menggila dan menggirang lagi.

Dan satu hal yang saia sadari; bahwa ngeblog itu memang harus dengan hati. Bukan dengan mimpi punya blog dengan trepik yang tinggi atau tampilan desain yang menyaingi mahakarya da vinci, atau bahkan kerincingan dollar yang nyaring berbunyi. Ngeblog dengan hati, maka entah ngekost di WordPress atau punya hosting sendiri, saia yakin saia makin bisa menikmati kehidupan blogosphere yang indah ini…….

(wah! bersajak a-a-a-a !!! saia benar-benar seekor fujangga!!!)