Yay, setahun yang lalu. Saia menemukan salah satu bacaan yang menggugah persepsi saia dalam blogging. yay, bacaan tersebut saia temukan pada saat saia sedang melakukan perjalanan mencari pencerahan. Dan walaupun mungkin tema dibacaan tersebut adalah tentang blog yang “dimonetize-kan”. Tetapi saat saia sedang melakukan jurus waton reading, saia menemukan sebuah kalimat yang menggelitik akidah saia dalam ber-blogging-ria.

Apakah site Anda memiliki lebih banyak sponsor atau banner dibanding ajang balap mobil NASCAR?

Woohooo…saia tertohok mendengar kalimat tersebut, padahal saia sudah menyiapkan puluhan ribu gambar dengan ukuran bergiga-giga yang akan saia tempel di sidebar dan tiap postingan dalam rangka perombakan yang akan saia lakukan. Akhirnya saia menghentikan perjalanan saia mencari pencerahan. Dan kemudian merenungi nasib, lalu mulai memandang kebawah. Dan akhirnya saia menyadari, bahwa masih banyak sekali fakir-fakir benwit, anak-anak yatim, dan janda-janda tua…

Yay, dan ternyata setelah melakukan beberapa kali cross check sana-sini, melakukan studi banding ke seluruh penjuru blogosphere Indonesia, dan setelah melihat faktor konekgrafi, servergrafi, serta benwitgrafi Indonesia. Saia menyimpulkan bahwa desain yang telah saia rencanakan di launching pada tahun 2008 terlalu besar dan tidak cocok bagi kabel-kabel di Indonesia tercinta ini.

Nah, saia menyadari bahwa saia adalah orang Endonesa, dengan keterbatasan kemampuan bahasa manusia yang saia miliki, tidaklah mungkin saia membuat desain yang hanya orang luar negeri saja yang mampu membukanya sembari mengedipkan mata. Selain itu, saia juga menyadari bahwa blog memang bukanlah Mobil Balap Nascar, blog adalah media menulis, mengekspresikan diri melalui tulisan. Kalaupun ada banner, tentu saja banner itu memiliki arti tertentu, seperti yang dulu pernah menjadi sebuah trend yang gemilang dikalangan blogosphere yang sedang kawin kontrak dengan hostingan Bapak Mattowiryo Wullendirjo. Dan jelas sekali, banner-banner tersebut memang membawa pesan-pesan tertentu.

Memang sih, sebelumnya saia merasa bahwa desain blog itu haruslah dibuat se-spektakuler mungkin, dengan header yang menggejembreng, dan sidebar yang diisi banner-banner hasil colongan ataupun buatan sendiri sehingga ciri khas blog tersebut nampak dominan dan menonjol hingga citra blog tersebut menjadi kuat. Dan sedikit konfigurasi pada teks widgets sehingga membuat sidebar makin melorot, dan para fakir benwit pun dibuat melotot…

Jahh…dan masa-masa jahiliyah di bLoGiRanG ini semoga makin surut, dan kemudian menghilang. maka dari itu melalui postingan ini, saia juga meminta pendapat kawand-kawand semua, begimana dengan tampilan blog saia, apakah sudah layak dikonsumsi oleh para fakir benwit? atau perlu saia kurangi lagi aksesoris-aksesoris duniawi tersebut? atau mungkin ada saran serta kritik yang lain? sila isi kotak komentar di halaman ini. Terima Kasih Sangadh!

~PS~
Sebenerna, lewadh fostingan ini, saia sedang ingin famer beberafa banner buatan saia, dan berikudh banner-banner yang telah saia buadh menggunakan GIMP, setelah beberafa bulan saia ferkosa freeware tersebudh. Gyahahahahaha!!!

~Banner Enjoi Da BlogLife~

bloglife2.jpg

Yay, banner yang kental dengan sentuhan GiranGisMe ini menggambarkan betafa kehidufan di blogosphere ini memang fenuh warna. Ah ya, saia masih ndak isa merafikan garisna. Masi terlihadh kasar. Yang jelas, melalui banner ini, saia ingin memberitahukan kefada blogosphere, bahwa saia hanya ingin menikmati hiduf ngeblog.

.

~Banner Messenger Group One Piece~

onepiece.jpg

Yay, demi mendafadhkan edisi komik One Piece yang terbaru secara gratis, saia bergabung kedalam grup tersebudh sembari menjanjikan bahwa saia akan memasang banner one piece dengan link menuju ke group tersebudh. Dan tentu saja, banner ini adalah buatan saia sendiri. Ah ya, lagi-lagi garisna masih kasar.

.

~Banner WordPress~

wordpress.jpg

Yay, dibandingkan dengan banner yang fertamax, sentuhan GiranGisMe saia ferhalus sedikidh, sehingga warnanya terlihadh lebih lembudh sangadh. Walofun begidu, tetaf saja saia ndak isa menghaluskan garis-garis futih difinggiran itu. Arghhhh!!!!!
ada yang funya saran? disini ada bloger yang biasa menggunakan GIMP? Baginda Mihael sefertina jago SotoShop, afakah mengerti GIMP juga? Begimana Baginda? Tolonglah hambamu ini? *menarik-narik baju sang Mihael*