pengakuan-dosa.jpg

Peringatan!!!
Sebelum membaca, harap disadari untuk dimengerti serta difahami dan juga dimaknai bahwa tulisan ini termasuk fanjang, dilebih-lebihkan dan mungkin bukan samfah seferti biasanya, selain itu, karena mungkin samfah ini bau dan kotor sangadh, jadi tolong perhatikan dan ingat baik-baik judul tulisan ini. Sudah? *rafael mode ON* kalau begitu, tutup mata anda dan dalam hitungan ketiga…
kalau gitu, sila dibaca… :mrgreen:

ah ya, it’s complicated sangadh…
yang saia maksud itu blogosphere, khususnya di Endonesa ini. Setelah menggaulinya selama 3 bulan lebih, ada banyak sangadh hal-hal baru yang sama sekali belum saia mengerti, seferti yang fernah disabdakan oleh Baginda Mihael (ya, lagi-lagi makhluk ini…) dalam tulisannya memferingati satu tahun singgasana beliau di blogosphere ini, disitu beliau secara sefintas berbicara mengenai tahafan-tahafan beliau dalam menggauli sang maya, dari saat beliau berlenggang diatas latar suci kenarsisan, hingga akhirnya sekarang ini beliau berdiri dengan gagahnya menguasai wilayah yang berpolemik serta dapat mengakibatkan kekacauan otak bagi yang membaca (singkatnya : chaosregion)…

Sedangkan tahafan saia dalam sebuah komunitas online sebenarnya bermula dari semenjak saia bergabung menjadi salah satu prajurit Rune Midgard, dengan embel-embel Priest Badak Betina yang baik hati dan tidak sombong, hingga mencapai tahapan seorang lelaki tampan yang selalu dirikues untuk menjadi teman di altar laknat tempat kenarsisan multi dimensi, (yang lebih dikenal oleh awam sebagai Friendster)

Walaupun begitu, saia tidak sampai terjerumus kedalam jurang kenistaan dengan masuk ke kandang para maniak debat di forum-forum tertentu…untungnya tidak (fiuhh…)
Dan sekarang ini, seferti yang sudah kawand-kawand semua sadari, sekarang saia memiliki peran yang sepertinya lebih besar dibandingkan dengan kebesaran nama saia sebagai seorang priest yang selalu mejeng di kota Prontera, dan peran ini bahkan lebih besar dibandingkan peran saia sebagai seorang lelaki dengan ketampanan luar binasa….ya, saia berperan menjadi seekor bajingan laknat yang disebut “hoek” dan sedang berada disebuah komunitas yang melebihi keganasan padang pasir Sograt dengan wolfnya yang berisik, atau bahkan disebuah komunitas yang membuat fakir-fakir benwit gigit jari karena harus menunggu lebih dari satu jam hanya untuk membuka altar sesembahan seorang gadis dengan fotonya yang narsis, terlebih lagi altar tersebut penuh dengan kotoran-kotoran busuk semacam background penuh warna norak, tulisan “meling-meling” yang ngga guna, hingga video klip yang menayangkan seekor menusa yang berteriak ngga genah…

Aiih, lebih dari itu, blogosphere Endonesa memiliki nilai yang melebihi harga telur Lord Of Darkness (emang ada?), Blogosphere Endonesa memiliki nilai yang melebihi ratusan testimonial yang penuh dengan segala kata-kata najis dan ngga mutu serta ditambahi dengan segala macam tetek-bengek pemberangus benwit lainnya…

Ah, dan tentu saja, akibatnya pun lebih pelik dibandingkan dengan seorang anak yang selama 7 hari tidak pernah pulang karena mengejar gelar “Priest Badak Terkuat” diseantero Rune Midgard, ya, karena disini, ditempat kawand-kawand semua membaca tulisan ini, dan ditempat saia menuliskan tulisan ini, adalah sebuah tempat dimana kawan-kawan semua, dan saia (kita…) saling bertukar pikiran, pendapat dan bahkan sampai pada tingkatan tertentu, kita bisa saja mengalami sebuah debat berkepanjangan hanya karena masalah yang mungkin sebenarnya sangat tidak nyata…

Disini, ditempat ini, adalah tempat dimana otak kita semua dipajang dengan berbagai gaya yang berbeda, pun sebaliknya, bisa saja yang kita pajang disini adalah bukan isi otak kita, melainkan hanyalah sebuah pelarian atau pelampiasan yang manja dan ditampilkan secara cengeng serta berlebih-lebihan, atau bahkan bisa saja terlalu dilucu-lucukan….

ya, karena sekali lagi, ini Blogosphere, tempat dimana kita bisa menemukan banyak sangadh “ATURAN“, dimana seiring dengan waktu, entah kenafa timbul sebuah istilah-istilah yang ngga guna dan justru menambah rumit sebuah komunitas maya yang sebenarnya juga sudah rumit sangadh…contohnya? seperti yang disabdakan oleh kakanda antobilang, disini. Dan berikut tambahan dari saia,
“blognya sepi? mendink berhenti aja”, “blogmu rame? banyak komeng? kamu seleb”, dan “kamu seleb? kamu dihormati”, atau “blogger baru? jangan asal kopipes!”, terus “kamu palsu? mendink enyah aja”

ya, karena sekali lagi, ini Blogosphere, tempat dimana kita mempertaruhkan kredibilitas diri kita masing-masing, hanya karena anggapan “tulisan mencerminkan penulisnya”, mereka tidak memperdulikan bahwa tulisan kita adalah hanya pelarian semata dari kerasnya hidup yang kita alami. Tidak! Walaupun didunia nyata kita adalah seekor binatang hina dan bejat yang mengidap pseudofil akut, akan tetapi disini kita menulis serta berferilaku layaknya seorang manusia yang mampu mencerahkan ummat, Maka, maafkanlah mereka-mereka yang menganggap kita adalah seorang Juru Selamat yang turun dari langit…

ya, karena sekali lagi, ini Blogosphere, tempat dimana kita menemukan sebuah kemunafikan gaya Jawa, “RIKUH FAKEWUH“, blog kita dikomentari? maka sudah sewajarnya kita untuk berbalas komeng, dan apabila mereka tidak berkomentar lagi? jangan kunjungi blog itu lagi, walaupun mungkin dengan sebuah alibi yang berjudul “silaturahmi” [1], tapi siapa sih yang tau hati seorang menusa kalo bukan menusa itu sendiri? (dan tentu saja tuhannya…)

ya, karena sekali lagi, ini Blogosphere, tempat dimana kita dituntut untuk menuliskan sebuah tulisan yang menohok iman, menggugah hati atau bahkan kalau bisa mengguncang dunia. Disini, ditempat ini, kita di-kerjapaksa-kan untuk menciptakan sebuah tulisan yang harus berguna, bermutu serta bernilai tinggi terlebih lagi harus benul-benul bisa dibaca, karena blog kita itu untuk dibaca, jadi apabila kita menulis dengan ejaan yang dihancurkan, maka sudah sepantasnya kita menerima bertubi-tubi komentar sampah ditulisan yang juga sampah tersebut, atau parahnya, sama sekali tidak ada yang membaca tulisan tersebut, dan tidak meninggalkan komentar sama sekali.

ya, karena sekali lagi, ini Blogosphere, blogger-blogger disini memiliki motif yang bermacam-macam, dari motif yang begitu mulia, seperti memberikan pencerahan bagi ummat, hingga motif nista semacam kegiatan mesum seperti adu-trafik, SEO-Labs dan sebangsanya

ya, karena sekali lagi, ini Blogosphere, blog yang kita punya, adalah hak mutlak milik kita sendiri dan sama sekali dilarang untuk diganggu gugat!!! jadi jangan kaget apabila ada blog yang sebelumnya membahas tentang agama serta kehidupan sehari-hari tiba-tiba memuat tentang lowongan-lowongan CPNS, dan kemudian kembali lagi membahas tentang sinetron. jangan sebut itu tidak konsisten! dan jangan diprotes, karena itu adalah HAK MUTLAK seorang blogger terhadap blognya. jadi jangan dianggap untuk MENCARI TREFIK…

ya, karena sekali lagi, ini Blogosphere, blogger-blogger disini mulai berpikir bahwa semua ini nyata, dan mengganggap Blogosphere sama halnya dengan altar pemujaan kenarsisan multi dimensi dimana mereka berpikir bisa mendapatkan jodohnya disini.

ya, karena sekali lagi, ini Blogosphere, apa yang saia tuliskan diatas, bisa saja berarti sebaliknya, apabila kawan-kawan semua memang blogger yang tahu dimana tulisan-tulisan ini tertoreh, serta tahu dimana letak koordinat masalah yang saia angkat didalam sampah ini.

jadi, it’s complicated khan? ;)

Ugh…rasanya banyak yang kurang deh, tafi afa ya? ada yang bisa nambahin, ke-complicated-an blogosphere?
ah ya, terima kasih dan salaamm…

___________________________________________________

[1] = oopss…masalah yang sensitif sangadh ini… :mrgreen:

ah ya, bagi yang suda membaca, dan mulai berfikir yang tidak-tidak, atau emosi, atau merasa tersindir. sekali lagi, saia ingadkan untuk membaca judulna baek-baek, mhuehuehuehue…