anger-done-right.jpg

 

UPDET!!!

sebelumna, suda saia kataken bahwa saia sudah mengambil sikaf walofun belom final dan ikotan “menunggu”, walofun ternyata yang “ditunggu” hanyalah sebuah lelucon semata, jadi tolong, biarken saja, karena saia sendiri malah ngakak guling-guling ngliad tulisan mereka yang lebih blefodan dari saia…
mo tau?

“3. kami juga tidak akan berusaha menemukan siapa di balik ini semua. Bagi kami dunia blog seperti hutan belantara. Biarkan si pelakon hidup seperti apa adanya dan seperti yang dia mau karena tujuan kami hanyalah meluruskan etika penulisan. Sekali lagi ini juga bisa salah. Silahkan anda memberikan koreksi.”
jika memang ingin MELURUSKAN ETIKA PENULISAN, knafa harus mencari femilignya yah? kenafa harus ribud-ribud soal komen yang dimoderasi ya? kenafa harus ribud-ribud soal…ahhh…
ah ya! kalo emang ingin MELURUSKAN ETIKA PENULISAN, kenafa isi emailnya begini
“DE” (PAKE TANDA KUTIP!?? MAKSUDNA!?) KOMENKU DIHAPUS MULU??? TAKUD KEDOKNYA TERBONGKAR YA?????
lha…? LHA….? begitukah sebuah ETIKA MENGIRIM EMAIL, EH?? ***** for you my sista!

ada lagi…dari sini, terus saia balas disini, saia cuma kofifes doank

“Bagi kami, tokoh ade tetap fiktif. Kecuali dikemudian hari ade muncul diacara kopdar bersama teman-teman blogger lainnya dan menunjukkan fakta tak terbantahkan bagi kita bahwa ade itu ada, maka saya tak segan-segan untuk mengakui kesalahan saya. Ya, saya akan bersikap gentle dan menuliskannya disini..”

aneh…fadahal disini tulisannya seferti ini

“3. kami juga tidak akan berusaha menemukan siapa di balik ini semua. Bagi kami dunia blog seperti hutan belantara. Biarkan si pelakon hidup seperti apa adanya dan seperti yang dia mau karena tujuan kami hanyalah meluruskan etika penulisan. Sekali lagi ini juga bisa salah. Silahkan anda memberikan koreksi.”

hmm…just ****** for you my brotha!

masih banyag sangadh sebenerna, dari kawand-kawand blogger yang memiliki kefintaran jauh diatas saia, tetafi komengna sama sekali tidak ditanggafi……
jika memang fembaca termasup seorang fendukung Senja dan Nico, SILAHKEUN BACA FOSTINGAN SAIA BAEK-BAEK AFA YANG SAIA FERMASALAHKAN DISINI! NGERTI? KALO FERLU HUBUNGI SAIA VIA Y!M funube_18th. ato email aja. Saia ini emang orang yang ndak funya kerjaan ko’, makanya mo ngurusin yang begini ini…darifada orang yang funya kerjaan tafi malah mbikin refod diri sendiri dan ngrusak…ah, tau sendiri lah………

DAN DENGAN INI SAIA NYATAKEN BAHWA KASUS INI SAMA SEKALI TIDAK DITUTUP!!! DAN KALOFUN HARUS DITUTUP, MAKA MARILAH KITA SEBUD NICO DAN SENJA, ah…maaf saia emosi *inged kata antobilang* hmm….
*bijagsana mode ON*
melihad ketidagfuasan fara kawand-kawand blogger, dan komeng jayuz-bin-konyol-nan-bego dari you-know-who, sebenerna kasus ini ditutup dengan “paksa” oleh you-know-who karena mereka sendiri sefertinya funya kesibukan sendiri (kalo gitu kenafa mesti.ah…*inged kata antobilang lagi*) yayaya…ya suda kalo ditutuf, yang jelas seferti yang saia sebudkan diatas. Tau khan?
jadi? ditutuf? engga! *inged kata antobilang* eh..iya deh
yakin? engga! *inged kata ant*dihajar anto** eh….iya deh
lagifula blogger yang bijagsana seferti saia *elus-elus jenggod* suda tau bahwa sebenerna semua ini hanyalah FIKTIF belaka, kasus ini FIKTIF, karena terjadi di blogosphere, jadi jangan bawa-bawa kasus ini ke dunia nyata ya? *nyiafin golog* upss..
ah ya! Setau saia sih, orang yang salah itu meminta maaf, tafi ya namanya GENGSI, MO GIMANA LAGI THO?
eh..nambahin……..saia ngutif ngga tau darimana, kekna jatuh dari langid deh
“Yah, anggap saja obrolan gak penting dari anak desa yang bodoh, baru melek internet dan lainnya. Saya senang jika dianggap seperti itu, karena saya bisa terus belajar dan berkreasi dari siapapun.”
semoga yang berkata, bisa belajar untug konsisten dengan tulisannya sendiri, serta setidagnya berfikir sebelum bertindag ataufun mengumfulkan bugti sebelum melawag. dan juga kalofun memang salah, semoga yang berkata bisa belajar untuk MEMINTA MAAF…
MHUAHUAHUAHUA
.
.
.
WOKEGH! setelah OOT sekian lama *ngliad fosting ga genah diatas*, maka dengan ini saia, dan beberafa blogger menyataken bahwa kasus ini ditutuf. tanfa ada hasil yang memuaskan. (buad saia memuaskan, karena jawaban dari Nico dan Senja malah memferkuad argumen saia sendiri)
jadi
*getog falu tiga kali*
KASUS INI TIDAK AKAN SAIA FERFANJANG DI BLOG SAIA, TERKECUALI JIKA DAN HANYA JIKA
1. fengen
2. iseng
3. ga ada kerjaan
4. bosen
5. blogosphere sefi
6. mm..afa ya? ah ya! ndak ada bahan fosting
7. mbikin gara-gara
8. fengunjung sefi
9. INGIN MELURUSKAN ETIKA FENULISAN…WKAKAKAKAKAKAKA

FADA INTINYA : DI BLOG SAIA SENDIRI, KASUS INI DITUTUF, KECUALI JIKA TERDAFAD SALAH SATU DARI 9 FOIN DIATAS…

wokegh! tentu saja, fosting begini kurang lengkaf tanfa TEMBUSAN!!!
kepada Yth. Senior OOT Seperguruan, yang dipertuan agung, Antobilang
kepada Yts. apa! mau protes!? -Ade-
kepada Yth. Nico. damai bro!
kepada Yts. Senja. damai sis!
kepada Yth. Budi Rahardjo. (kalo yang ini emang harus resmi tauk!)
kepada Yth. Iwan Rystiono (saia sudah tau namanya)
kepada Yth. GRaK
kepada Yth. CY
kepada Yth. Baliazura
kepada Yth. Extremusmilitis
kepada Yth. Mihael “D.B” Ellinsworth
kepada Yth. Deking
kepada Yth. Neimasilk (masa dipanggil warnetubuntu?)
kepada Yts. Bidadari cK
kepada Yts. Bidadari Siw

 Nah, yang dibawah fostingan sebelum diupdet…

*resmi mode ON*
Sebelumnya, melalui fostingan rombakan ini, saia ingin meminta maaf, sungguh-sungguh minta maaf kefada Senja, Nico, Ade, dan kawand-kawand blogger smoa yang munkin merasa dirugikan dengan fostingan saia sebelumnya, sehingga emosi kawand-kawand semoa menjadi semakin tinggi karena membaca fostingan saia. Ah ya, difostingan saia sebelumna saia hanya menyatakan bahwa saia ndak suka, karena berdasarkan satu hal = tulisan di blog tersebud bagos. dan komeng yang membuad blog itu ditutuf bersifad ad hominem. atas dasar itulah yang membuad saia ndak suka. akan tetafi, ternyata masalah ini lebih komfleks dari yang saia kira. Saia sungguh minta maaf, sungguh-sungguh minta maaf. Saia akui saia salah…dan terima kasih sangadh bagi kawand-kawand yang smoga bisa memberikan maafna kefada saia. Saia hanya menyamfaikan isi otag dan hati saia waktu itu, tanfa berfikir fanjang terlebih dolo.
*resmi mode OFF*

*berasa ndak ada afa-afa*
Ahemm…maafkan saia sangadh mengganti tulisan saia sebelumnyah, bukan karena afa, karena jujur saja, tulisan itu dibuad dengan terburu-buru sangadh dan dikejar oleh emosi yang ngejar-ngejar saia dibelakang kefala saia sendiri. Selain itu, saia melihad, sefertinya fermasalahan ini masih belum terlalu jelas, terlebih lage, seferti yang dikatakan oleh suhu saia, Mihael “D.B.” Ellinsworth, bahwa semakin lama, sefertinya flot ini semakin rumid.

Jadi saia mencoba menyusun kembali jalan cerita masalah ini agar semakin jelas, sehingga tidak menimbulkan fersefsi yang salah, baik untuk Ade, maufun kawand-kawand blogger yang lain. Karena, saia sendiri tidak ingin fembaca fostingan saia terjebag sehingga memiliki kecenderungan untug menghakimi fihag tertentu. Karena belum ada konfirmasi yang benar-benar fasti dari Ade, maufun blogger yang terkaid, seferti yang disuarakan oleh kakak ferguruan saia, kakak Antobilang.

Jadi, saia ingadhkan sekali lage, fosting ini fanjang, ribedh dan munkin terselif sedikid emosi! :evil: walofun begidu, saia berusaha untug merunutna satu fersatu, agar fara fembaca blog saia yang kritis-kritis sangadh tidag terjebag dalam *ah…saia muter-muter….*

Inti Masalah

uhuk…uhuk…
Hmm…munkin buad yang baru membaca, fasti bertanya-tanya, emang afa sih masalahna ko isa seorang seleblog samfai membuad fostingan khusus tentang masalah ini? bahkan seorang Hoek The Junker Swordie samfai tega membunuh sifad OOT dan Junknya dalam memfosting sebuah tulisan!

jadi begini wahai kawand-kawand blogger yang ketinggalan berita. Munkin bagi yang sering berkunjung ke Top Posts di BOTD akhir-akhir ini sering mendafadi beberafa fostingan yang memiiki judul fuitis sangadh, dimana isi fostingannya tersebud juga menyentuh sangadh. Karena sesuai dengan fernyataan femilig blog tersebud, bahwa femilig blog tersebud, yang bernama Ade, adalah seorang fenderita leukimia. dan fostingan tersebud bercerita tentang kisah hidufna yang hanya tersisa 18 bulan. Banyak sekali blogger-blogger yang memang memiliki hati dan ferasaan memberikan simfatinya lewad komeng, ataufun hanya merenunginya saja. Nah, semuanya berjalan seferti biasa samfai tadi fagi, saia melihad fostingan terakhir dari blog tersebud yang menyatakan bahwa blog itu ditutuf dengan alasan “sebuah komeng yang meminta Ade menutuf blog tersebud”. Nah, bisa menangkaf inti masalahnya khan sekarang?

 

hah? masi blom muden?!
intinya begini : blog tersebud ditutuf karena komeng yang saia dan kawand-kawand blogger lain tidak mengetahui bagaimana bunyi komeng tersebud
(haraf dicated, yang saia maksudken adalah isi komeng, bukan hanya inti komeng tersebud)

 

Fenyebab Masalah ini Menjadi Masalah
“lha terus kenafa jadi masalah sih? khan cuma gitu doank, biasa aja deh?! emang blogger sok baek hati bangedh, lagian khan *tendang ke neraka*
ah ya, munkin ada yang berfikiran seferti itu, kenafa sih ko dibesar-besarkan sangadh?
jadi begini wahai makhlug-makhlug berfikiran semfid dan terlalu menuhankan logika! jika lidahmu yang keji itu menanyakan hal tersebud, maka jawabannya hanya satu! KAFIR kalian! SESADH kalian!

Ahemm…saia memang bukan seorang folisi blogosphere, ataufun fengamad, saia hanya seorang fenikmad, dan kenikmadan saia dalam menggauli blogosphere ini terganggu dengan ditutufna sebuah blog – yang menurud saia dan blogger laen – yang benul-benul berisi tulisan yang berkualitas sangadh. Begimana tidag? terlefas dari tulisan tersebud asli atau bahkan falsu, tulisan tersebud mamfu membuad seorang baliazura, fakar fuisi blogosphere dari Bali, membuadkan fuisi khusus untuk Ade! tidak hanya itu saja, bahkan CY fun membuad fostingan berkenaan dengan tutufna blog tersebud, juga dengan fuisi! Dan itu hanyalah segelintir blogger yang terlena dalam kisah yang dituliskan oleh Ade. skali lagi : terlefas dari asli atau falsu tulisan dan fenulis tersebud!!!

Dan blog tersebud ditutuf hanya karena sebuah komeng dari entah-siafa dan begimana-bentugna!!! UGH! :evil:

Yang disangka Terlibad Dalam Masalah Ini
Tentu saja Ade lah! dan menurud komeng disini, blogger yang juga terkaid adalah senja, walaufun masih belum ada konfirmasi dari beliau. Selaen itu, Senja juga membuad sebuah tim khusus bersama Nico untug membongkar kedog sang Ade. Dan barusan saja saia (fas lage nulis fostingan ini…) menemukan komeng ini disini. dan sayangnya komeng tersebud anonim walaufun menyertakan sebuah website beserta email untug mengkonfirmasikan ferihal Ade.
begini sabdana

Mau nitip pesan buat semua…

Aku tau siapa Ade dan apa maunya dia nulis “sayap”. Kalau semua pengunjung blog ini ingin tau lebih banyak, silahkan hubungi dharmais@dharmais.co.id
Humas Dharmais akan menjelaskan apapun yang ingin kita ketahui.
Aku sendiri sudah ngobrol2 dengan mereka, walau blum banyak betul informasi yang kuterima.

Buat Ade, lu berbakat, De. Sumpah lu so talented.
Mending pilih jalan yang bagus dan jujur untuk menyalurkan bakat menulis lu dg nulis skenario sinetron. Ditanggung bakal banyak bikin ibu-ibu nangis, lha wong di blog aja udah bikin Ade dikerubutin laki-laki gitu. :D

Tapi kalau Ade kepingin bener jadi cewek, bisa juga menyalurkan bakat dengan buka salon… :D

Aku tau Ade tau siapa aku.
Dalam kesempatan ini, aku ingin minta kesadaran Ade untuk mengaku bersalah, setidaknya padaku. Ini akan membuatku menyimpan masalah ini hanya untuk Senja dan Nico dan 5 orang lain lagi (De, gw cerita ke 7 orang soal lu), jadi Ade bisa eksis terus di dunia maya dengan nama lain tanpa menanggung malu.
Caranya, besok, gw minta Ade nulis di blog sayap:

“Bulan, gue mengaku bersalah. Maafkan gue. Gue juga minta maaf kepada semua pembaca blog ini karena sudah mengarang cerita bohong.”

Gue minta kesadaran Ade untuk menulis persis seperti di atas tanpa ditambahi atau dikurangi sehuruf pun.

Bila tidak?

Ah, Allah Mahatahu dan Mahakuasa, De.

Ingat Allah….

Atau mungkin Ade memang bener-bener ingin mengalami sendiri seperti apa rasanya BEING A CANCERIAN?
Kalau itu memang cita-cita Ade, gue bakal ikut membantu berdoa agar cita-cita Ade BEING A CANCERIAN TERKABUL.
Gue bukan ngancam, kan e hanya akan berdoa kalau Ade memang yang pengin gitu.
Dan sudah janji Allah mendengarkan dan mengabulkan doa orang teraniaya.

Lu menganiaya gue, De.
Yes, you do that to me: HURT ME SO BAD.

Ah, nggak takut BEING A CANCERIAN, De?
Sakiiiiiiiiiiiiit banget lho! ;)
Belum tentu lu tahan dan bisa setabah Ade-fiktif yang lu ceritain di blog itu.

Satu lagi, sebaiknya polemik soal ini diakhiri aja… tentu kalau Ade mau menuruti syarat gue di atas.

Kalau lu mengaku bersalah bukan berarti kalah lu, De.
Lu berarti menang… menang melawan hawa nafsu.
Berarti dalam diri lu masih ada jiwa ksatria, nggak banci kayak yang sekarang mulai gue pikirin.
Berarti lu masih punya nurani.

Itu aja yang gue bisa bilang.

Makasih buat semua.

saia suda mengirimkan email kefada yang bersangkutan, dan hingga tulisan ini diturunkan belum ada konfirmasi, tafi kalo uda, saia bakal fosting disini untug menyelesaikan fermasalahan ini.

NAH! YANG FALING FENTING! dan ditunggu-tunggu!
Begimana Sikaf Saia?

Jadi begini kawand-kawand smoa, menurud saia, terlefas dari asli atau falsu seorang Ade, saia, samfai belum ada konfirmasi yang fasti dan jelas, dan samfai tidak ada argumen yang bisa mematahkan fendafad saia dengan bukti yang kuad, maka menurud saia, Hoek, *resmi mode ON* Ade sama sekali ndak salah. Kenafa? atas dasar afa? begini

  1. Blog merufakan media berekspresi melalui tulisan sebebas-bebasnya
  2. Halo? disini di blogosphere, blogosphere itu dunia maya, dan dunia maya itu lawan kata dari dunia nyata. jadi lawan kata nyata adalah tidak nyata…wajar tho, jika ada sebuah karakter yang tidak nyata? sebagai contoh si Hoek, begimana afabila ternyata Hoek adalah seorang wanita fekerja seks komersil, dan diblog ini wanita tersebud menyamar menjadi seorang lelaki, dan membuad fostingan-fostingan famungkas semacam fostingan wadehel? yang menggugah iman serta membuad fara abu jenggod kehilangan muka? bahkan kehilangan jidad!? afakah kawand-kawand blogger tetaf menghargai si Hoek? ingadh! Ad Hominem itu afa….
  3. Tindakan yang dilakukan oleh Senja dan Nico adalah sebuah karakter Asinan, ya! karakter Asinan! mereka berdua sama sekali tidak berhak untuk membuka kedok sang Ade, ayolah….ini internet kawand-kawand? biar se-etis afafun aturan-tak-tertulis sebuah komunitas, ini tetaf internet?! fengguna interned menanggung konsekuensi masing-masing tho?
  4. Menyoal kalimad fertanyaan terakhir di foin ketiga, “fengguna interned menanggung konsekuensi masing-masing tho?”. ini saia tujukan untuk semua blogger, saia ingadhkan sekali lagi, ini interned! I N T E R N E T, jadi tolong, jangan samfai kawand-kawand blogger semua terlalu membawa ferasaan dan mencurahkan semuanya kefada I N T E R N E T. okay? maksud saia adalah, jangan terlalu terbawa emosi, sedih, marah, kecewa, atau emosi yang lain. jangan bawa barang-barang tersebud terlalu banyak. bisa menyebabkan defresi, stress, dan trauma kefada internet. khususna kefada blogger lelaki yang mengaku feremfuan…
  5. Saia membela Ade, walofun saat fostingan ini diturunkan, fersentase kemunkinan bahwa Ade seorang karakter rekaan, dan bahkan seorang lelaki adalah 68% – 90%, tetafi kenafa saia tetaf membelanya? karena skali lagi, tidak ada bukti yang kuad bahwa dia telah “memfermainkan ferasaan orang lain” serta “mencari simfati massa”.
  6. Ayolah…di internet ada berita juga ada film bokef, silahkeun ambil yang berguna. sama aja seferti di blog Ade tersebud, entah nanti Ade itu lelaki atau feremfuan, kita ambil yang berguna aja, afa? YA TULISANNYA, DUDUDZ!

“hah? jadi kamu tetef ngeyel mbela Ade? biar dia bayud cowo?”
YUP! karena saia bayud! karena skali lage, faradigma saia itu genderless, dan saia mencoba membentug faradigma saia senetral munkin dalam masalah ini. dan menurud saia, Ade akan menjadi salah besar sangadh afabila memang ternyata benar dan ada bukti yang kuad bahwa dia telah

  1. Memfermainkan ferasaan orang
  2. Membuat simfati massa
  3. Ade memang benar-benar telah menyakidi Bulan, yang sefertina dirugikan sangadh dengan adanya blog Ade.

dan munkin tuduhan-tuduhan laen yang samfai sekarang, tulisan ini dibuad, masi belum ada ferkembangan yang membantu saia mengobrag-abrig masalah ini. Jadi, ini bukanlah murni sebuah kefutusan yang benul-benul final dari saia, karena itu tade, saia masi menunggu ferkembangannya….

jadi? Kawand-Kawand Smoa Mesti Begimana?
Saia sarankan, lebih baik kita tunggu saja begimana hasilnya….soale begini, ferwira saia, malaikad antobilang, bidadari Siwi, bidadari cK, nabi Extremusmilitis, dan Tuhan Deking [1] belum dafad mengambil kefutusan yang fasti, karena tentu saja, karena kami bukan Tuhan! mhuahuahuahua….

ps : [1] dikofifes dengan sewenang-wenang dari konprensi pers tersebud
TEMBUSAN-TEMBUSAN!!!
Ade – Maafin Ade
Onlysenja – Deklarasi
Nico Wijaya – Akankah Aku Lebih peduli?
Budi Rahardjo – Blogflying
artikel kakak seferguruan