ah ya…sebagai blogger yang usianya masih muda, dan cofo sangadh. sebenerna saia rikuh fakewuh buad mbahas soal blog. tafi mo gimana lagi? lha wong ndak ada bahan fostingan laen, coba kalo *dihajar massa*
AHEMMM….jadi begini, sebagai seorang blogger yang sering OOT sangadh dimana-mana, seferti di sini, sini, sini, dan dimana-mana, juga di kotak komeng blog sendiri, bahkan di fostingan sendirifun juga sering OOT sangadh…
Nah, jadi bisa dibilang, saia jadi tau sedikid-banyak soal dunia OOT per OOT-an, dari kode etik blogger OOT, hingga fermasalahan tentang OOT inih.
ah ya, bukanna saia sok tau, saia cuma ingin menyamfaikan fendafad saia saja soal lokalisasi OOT tersebud, ehmm…jadi begini kawand-kawand blogger smoa, yang saia hormati serta saia kasihi, fuji syukur saia *dibakar massa*
ah ya….maafkan saia, karena fostingan ini bicara soal OOT, saia jadi bertendensi untuk OOT terus.
ah ya…sori sori sori, tolong lanjudkan membacana, saia jaminh ndak OOT lage ko!
ehm..jadi ini menyangkud soal OOT yang dilokalisasikan oleh beberafa blogger. Bukannya saia ndak setuju, akan tetafi ada sesuatu yang ndak sreg di hati saia setiaf kali mendengar OOT dilokalisasikan.
Seferti yang kita ketahui bersama, bahwa komeng adalah sebuah umfan balik, atau feedback, atau bahkan umfan terobosan bagi seorang femain tengah kefada fenyerang untuk menciftakan sebuah gol. Sehingga, bisa dibilang, komeng adalah sebuah umfan dari blogger lain kefada fenulis untuk menciftakan sebuah diskusi yang menarik. Dan, komeng itu terbagi menjadi tiga jenis, jenis fertamax adalah komeng yang fositif, bersifad membangun, dan benul-benul menciftakan sebuah gol yang sangadh indah. sedangkan komeng jenis keduax adalah komeng yang negatif, bersifad destruktif, yang biasanya diiringi oleh ad hominem, generalisasi, atau bahkan kebun binatang. sedangkan jenis komeng yang ketigax, adalah komeng OOT itu sendiri, yang sifadna bisa menjadi fositif ataufun negatif, tergantung bagaimana komeng OOT itu disamfaikan, oleh siafa, dan untuk siafa.
Menurud saia sendiri, sebuah komeng OOT, layakna fertamax, keduax, dan hettrix sebenerna tidak hanya sebagai “kencing anjing” untuk menandakan wilayah kekuasaan saja, walaufun memang bisa dikatakan seferti itu. Akan tetafi, komeng OOT fun bisa menjadi sebuah jalur untuk saling mengakrabkan diri. Hanya saja, asalkan komeng OOT tersebud ditujukan kefada blog yang emfunya biasa ber OOT ria serta tidak memfermasalahkan hal tersebud.
Nah, bagaimana dengan OOT yang dilokalisasikan?
Komeng OOT sendiri khan berarti komeng yang diluar topik yang dibahas, komeng disebud OOT afabila komeng tersebud sama sekali tidak berhubungan dengan isi fostingan. Jadi, afabila disediakan temfad khusus OOT, maka komeng OOT tersebud sudah tidak menjadi OOT lage, tetafi sudah menjadi komeng biasa, dan letak keindahan sebuah komeng OOT itufun menjadi hilang….mhuehuehuehue
Nah…jadi afakah budaya OOT itu ferlu dilestarikan atau ferlu dihilangkan?
hmm…disinilah letak kesulitan terbesar, yaitu afakah komeng OOT ini ferlu dihilangkan, dilestarikan, atau dibiarkan saja? kalo menurud saia sendiri sih, dibutuhkan kesadaran diri masing-masing blogger menyoal komeng OOT ini, maksudna, bagi yang ingin komeng OOT ya silahkeun komeng di blog yang emfu blogna suka OOT juga. Dan bagi yang engga suka akan komeng OOT tersebud, ya mbok jangan rikuh fakewuh, silahkeun saja katakan dengan baik dan benar, bahwa blog milik anda emang ndak menerima komeng OOT dan sejenisnya.
Ah ya, tetafi sebenerna hal tersebud ndak ferlu dilakukan sih, soale antara blog yang memang anti OOT ataufun blog yang gila OOT bisa dibedakan dari komeng-komeng yang bertebaran disana…
ah ya, walaufun begidu, tidak terlefas dari adanya kemunkinan laen khan, kalo semisal blog yang suda dianggaf gila OOT fengen jadi blog yang anti OOT?
Hmmm..tafi yang jelas bukan blog saia, mhuahuahuahua
ah ya, sebuah fostingan ndak akan lengkaf jika tidak melemfar trekbek tembusan ke fihak-fihak terkaid
mas teguh
De Be
bang aip
Kawand-kawand sesama OOT-ers










25 comments
Comments feed for this article
Oktober 27, 2007 pada 10:55 pm
mbelgedez
Ho…ho…ho…Pertama xxx
dolooo….
Oktober 27, 2007 pada 10:56 pm
mbelgedez
Mumpung ndak ada orangnya….
Gantian Doggy Style da sini….
Muantaafff…..
Oktober 27, 2007 pada 10:57 pm
mbelgedez
Sebentaaaaarr….
Yessss….
HAT TRICK !!!
Oktober 27, 2007 pada 11:25 pm
Bambang Soebiawak
Btw kok ada Mbak Rider di situ?
Oktober 27, 2007 pada 11:32 pm
cK
halah…
*tendang hoek sampek papua*
Oktober 28, 2007 pada 12:20 am
qzink666
Di sini surganya OOTers? Boleh ya saya ber-dogy style di sini…
Oktober 28, 2007 pada 1:43 am
Paijo
@qzink666:
Betol mas, di sini surganya OOT, komeng doggie style, Pertamax keduax hetrixxx, dan sebagainya.
Ajang sarana latihan mencapai level OOT tertinggi!!
Oktober 28, 2007 pada 2:34 am
penggerak
OOT? ngak masalah selama yang punya blog berkenan.
Kadang yang menjadi permasalahan adalah blogger yang sering membuat tulisan serius, ternyata komentar2nya itu OOT, jadi blogger lainnya malah tidak melihat isinya lagi yang sudah capek2 difikirkan yang empunya blog tapi komentar-komentar yang OOT menjadi perhatian dan ngakak membacanya.
yah pandai-pandai aja OOT, yang berkenan OOT silahkan OOT di situ, tapi kalo di tempatnya orang jarang OOT, jangan OOT!!!
Salam kenal…. *sok tau padahal baru buat blog*
Oktober 28, 2007 pada 3:21 am
celo *hiatus*
kok OOT-ers nyambungnya ke ik…???
situ minta dibumihanguskan ya
Oktober 28, 2007 pada 3:26 am
hoek
@mbelgedez
mhehehehe…uda fuas mbel?
@bambang soebiawak
ah ya? jelas ada dunk, khan dia senior saia dalam ber-OOT ria…
@cK
*nghindar*
@qzink666
syumonggo…santai aja
@paijo
mhuahuahuahua…
@penggerak
SEP! setuju sangadh sama dikau kawand, wah, yang jelas pokoknya komengmu itu intinya fostingan saia! mhuehuehu
ah ya, walofun baru ngeblog khan bukan berarti ndak tau tho?
Oktober 28, 2007 pada 3:27 am
hoek
@celot
ah…yang mana sih? saia ndak ngerasa naruh link kamu kok!?
*fura-fura mode ON*
Oktober 28, 2007 pada 3:33 am
celo *hiatus*
halah masi ON
*sedot pake vakum klinernya natt*
Oktober 28, 2007 pada 3:46 am
hoek
@celo
tuh khan!? tuh khan?! OOT!!!
TUHHH!!!!
Oktober 28, 2007 pada 11:31 am
Guh
Trekbek pake doggy style, sepetinya menarik untuk ditiru nih
Oktober 28, 2007 pada 12:02 pm
mardun
*tertawa sambil lari keliling komplek*
Oktober 28, 2007 pada 2:42 pm
hoek
@Guh
ah…saia jadi maloe……….
@mardun
kenafa dikau nak?
Oktober 28, 2007 pada 5:59 pm
Emanuel Setio Dewo
Blog kok belepotan. Postingannya belepotan, komennya belepotan, apalagi be’olnya ya?
BTW, pusing bacanya.
Oktober 28, 2007 pada 6:01 pm
'K,
mampir aja,tapi gamaw komen
Oktober 28, 2007 pada 6:48 pm
goop
OOT kepanjangan dari apa ohm??
Oktober 29, 2007 pada 1:45 am
almascatie
disini harus OOT jga kah??
Oktober 29, 2007 pada 1:46 am
almascatie
wekz?? mo jadi germo OOT yah hoek?? hihihiih
Oktober 30, 2007 pada 9:03 pm
hoek
@dewo
kalo gitu, kenafa dibaca?
saia ndak nyuruh situ mbaca kok….
@’K,
lha?
@goop
out of topic..diluar topik
@almascatie
ngga harus, tafi wajib!
ah ya, sefertinya fekerjaan yang menarik sangadh tuh!
November 5, 2007 pada 10:23 am
auriNgoNpaiSte
Aku nggak dikasi trekbek
Januari 9, 2008 pada 9:33 am
music
very interesting.
i’m adding in RSS Reader
Januari 10, 2008 pada 5:15 am
Matt And Hoek Said What «
[...] dari seorang bloger, prinsip yang justru sekarang ini makin tergilas oleh recehan dollar, hits, komeng, statistik, BOTD, Top 100 Indonesia Blogs, pagerank, dan segala perhiasan duniawi lainnya. Yang [...]