hby-gcf-000012522.jpg

ah ya…sebagai blogger yang usianya masih muda, dan cofo sangadh. sebenerna saia rikuh fakewuh buad mbahas soal blog. tafi mo gimana lagi? lha wong ndak ada bahan fostingan laen, coba kalo *dihajar massa*

AHEMMM….jadi begini, sebagai seorang blogger yang sering OOT sangadh dimana-mana, seferti di sini, sini, sini, dan dimana-mana, juga di kotak komeng blog sendiri, bahkan di fostingan sendirifun juga sering OOT sangadh…

Nah, jadi bisa dibilang, saia jadi tau sedikid-banyak soal dunia OOT per OOT-an, dari kode etik blogger OOT, hingga fermasalahan tentang OOT inih.

ah ya, bukanna saia sok tau, saia cuma ingin menyamfaikan fendafad saia saja soal lokalisasi OOT tersebud, ehmm…jadi begini kawand-kawand blogger smoa, yang saia hormati serta saia kasihi, fuji syukur saia *dibakar massa*

 

ah ya….maafkan saia, karena fostingan ini bicara soal OOT, saia jadi bertendensi untuk OOT terus.
ah ya…sori sori sori, tolong lanjudkan membacana, saia jaminh ndak OOT lage ko!
ehm..jadi ini menyangkud soal OOT yang dilokalisasikan oleh beberafa blogger. Bukannya saia ndak setuju, akan tetafi ada sesuatu yang ndak sreg di hati saia setiaf kali mendengar OOT dilokalisasikan.

Seferti yang kita ketahui bersama, bahwa komeng adalah sebuah umfan balik, atau feedback, atau bahkan umfan terobosan bagi seorang femain tengah kefada fenyerang untuk menciftakan sebuah gol. Sehingga, bisa dibilang, komeng adalah sebuah umfan dari blogger lain kefada fenulis untuk menciftakan sebuah diskusi yang menarik. Dan, komeng itu terbagi menjadi tiga jenis, jenis fertamax adalah komeng yang fositif, bersifad membangun, dan benul-benul menciftakan sebuah gol yang sangadh indah. sedangkan komeng jenis keduax adalah komeng yang negatif, bersifad destruktif, yang biasanya diiringi oleh ad hominem, generalisasi, atau bahkan kebun binatang. sedangkan jenis komeng yang ketigax, adalah komeng OOT itu sendiri, yang sifadna bisa menjadi fositif ataufun negatif, tergantung bagaimana komeng OOT itu disamfaikan, oleh siafa, dan untuk siafa.

Menurud saia sendiri, sebuah komeng OOT, layakna fertamax, keduax, dan hettrix sebenerna tidak hanya sebagai “kencing anjing” untuk menandakan wilayah kekuasaan saja, walaufun memang bisa dikatakan seferti itu. Akan tetafi, komeng OOT fun bisa menjadi sebuah jalur untuk saling mengakrabkan diri. Hanya saja, asalkan komeng OOT tersebud ditujukan kefada blog yang emfunya biasa ber OOT ria serta tidak memfermasalahkan hal tersebud.

Nah, bagaimana dengan OOT yang dilokalisasikan?
Komeng OOT sendiri khan berarti komeng yang diluar topik yang dibahas, komeng disebud OOT afabila komeng tersebud sama sekali tidak berhubungan dengan isi fostingan. Jadi, afabila disediakan temfad khusus OOT, maka komeng OOT tersebud sudah tidak menjadi OOT lage, tetafi sudah menjadi komeng biasa, dan letak keindahan sebuah komeng OOT itufun menjadi hilang….mhuehuehuehue

Nah…jadi afakah budaya OOT itu ferlu dilestarikan atau ferlu dihilangkan?
hmm…disinilah letak kesulitan terbesar, yaitu afakah komeng OOT ini ferlu dihilangkan, dilestarikan, atau dibiarkan saja? kalo menurud saia sendiri sih, dibutuhkan kesadaran diri masing-masing blogger menyoal komeng OOT ini, maksudna, bagi yang ingin komeng OOT ya silahkeun komeng di blog yang emfu blogna suka OOT juga. Dan bagi yang engga suka akan komeng OOT tersebud, ya mbok jangan rikuh fakewuh, silahkeun saja katakan dengan baik dan benar, bahwa blog milik anda emang ndak menerima komeng OOT dan sejenisnya.

Ah ya, tetafi sebenerna hal tersebud ndak ferlu dilakukan sih, soale antara blog yang memang anti OOT ataufun blog yang gila OOT bisa dibedakan dari komeng-komeng yang bertebaran disana…
ah ya, walaufun begidu, tidak terlefas dari adanya kemunkinan laen khan, kalo semisal blog yang suda dianggaf gila OOT fengen jadi blog yang anti OOT?
Hmmm..tafi yang jelas bukan blog saia, mhuahuahuahua :mrgreen:

ah ya, sebuah fostingan ndak akan lengkaf jika tidak melemfar trekbek tembusan ke fihak-fihak terkaid
mas teguh
De Be
bang aip
Kawand-kawand sesama OOT-ers :mrgreen: